TALENTA perjuangan feminisme seperti RA Kartini tidak hanya ditemukan di Jawa, tetapi perjuangan Kartini membebaskan kaum perempuan dari belenggu kebodohan juga ditemukan di Ranah Minang, Sumatra Barat. Dialah Rohana Kuddus, pejuang feminis di Tanah Minangkabau yang perjuangannya sama persis dengan Luce Irigaray, pejuang feminisme kontemporer dari Prancis. Masing-masing tokoh dari latar belakang berbeda ini menginginkan perubahan dan kemajuan perempuan di tengah pengaruh budaya serta belenggu adat istiadat.
BUKU ini karya Esti Ismawati, dari disertasi berjudul Perempuan-Perempuan Jawa dalam Fiksi Indonesia: Kajian Transformasi Budaya yang dipertahankan di depan Senat Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 3 Januari 2003. Penelitian dilakukan dengan mengambil 13 teks sastra yang menokohkan perempuan Jawa dalam fiksi sebagai sampel.