PETENIS nomor satu dunia, Maria Sharapova, 19, terpilih menjadi duta Program Pembangunan PBB, (UNDP), Rabu (14/2). Sharapova yang lahir pada 19 April 1987 di Nyagan, Siberia, dinilai sebagai tokoh anutan bagi orang muda yang menghadapi kondisi menantang dalam hidupnya. “Dengan kesuksesannya sebagai atlet unggulan, ia telah menciptakan kesempatan nyata untuk orang-orang muda yang tidak beruntung agar mengembangkan kualitas hidup mereka,” kata UNDP Associate Administrator Ad Melkert.
Dalam upacara pengangkatan tersebut, Sharapova juga mengumumkan kontribusi dana sebesar US$100 ribu untuk proyek-proyek berorientasi orang muda di wilayah pedesaan di Belarus, Federasi Rusia, dan Ukraina yang masih menderita efek pascabencana ledakan reaktor nuklir Chernobyl pada 1986. “Langkah pertamaku berfokus pada daerah-daerah yang terpengaruh ledakan Chernobyl, tempat keluargaku berakar,” kata Sharapova. “Kemiskinan dan kurangnya kesempatan adalah ancaman terbesar untuk orang-orang muda di area Chernobyl,” tambahnya. Daerah yang terkena dampak ledakan Chernobyl, menurut Melkert, kerap dikesampingkan para donor.