AKTRIS muda Lindsay Lohan, 20, masuk ke pusat rehabilitasi Wonderland Center yang berpusat di Los Angeles. Aktris yang melejit lewat film remaja Mean Girls ini tiba di Wonderland Center, Rabu (17/1) pukul 14.30 waktu setempat.
‘’Saya telah mengambil inisiatif untuk merawat kesehatan saya. Dan saya menghargai perhatian Anda. Saya pun meminta agar Anda juga menghormati privasi saya saat ini,’’ kata Lohan kepada AP, kemarin.
Ketergantungannya terhadap alkohol membuat Lohan tidak bisa mengontrol diri. Lohan mengakui kebiasaan minum bersama teman-temannya justru terjadi di rumahnya, bukan di kelab malam.
‘’Saya bahkan belum cukup umur untuk minum. Jadi kenapa saya melakukannya? Saya tidak minum saat saya datang ke kelab malam. Saya hanya minum dengan teman-teman saya di rumah. Namun sebenarnya itu tidak perlu. Saya merasa lebih baik tidak minum,’’ kata Lohan terus terang.
Dalam satu tahun terakhir ini Lohan cukup aktif hadir di pertemuan-pertemuan Alcoholics Anonymous. Sejak masuk panti rehabilitasi, Lohan menyatakan dalam satu minggu ini tidak menyentuh alkohol sedikit pun.
Anda mungkin berpikir bahwa mencapai hidup yang baik adalah suatu hal yang paling dapat Anda lakukan dalam dunia yang penuh tekanan dan tantangan ini. Tetapi, Anda tidak hanya dapat memiliki suatu kehidupan yang “hanya baik” (merely good). Tuhan ingin memberikan suatu kehidupan yang hebat (great)! Berikut ini adalah cara agar Anda dapat menghidupi hidup dengan penuh.
BOM masih diledakkan dengan leluasa di Poso. Pembunuhan dengan senjata api terus dilakukan oleh kelompok sipil. Pemerintah terus mengatakan situasi Poso sudah terkendali.
BELAJAR tidak mengenal usia. Itulah yang dianut Butet Kartaredjasa dalam belajar seni akting panggung. Meski telah berpengalaman tampil di panggung, untuk memerankan tokoh, toh Butet terus belajar kepada orang lain agar penampilannya semakin bagus.
Seniman kelahiran Yogyakarta, 21 November 1961 ini sedang menuntut ilmu kepada Nano Riantiarno, si pemilik Teater Koma. Sebab Butet dipercaya Nano untuk tampil dalam pementasan Teater Koma berjudul Kunjungan Cinta, yang akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, 12-28 Januari.
Ada yang beda dalam penampilan Butet kali ini. Ia akan tampil dalam pementasan berbentuk realis. ‘’Saya belum pernah bermain realis. Biasanya surealis. Baru kali ini saya mendapatkan peran itu. Makanya saya perlu belajar realis,’’ ungkapnya di sela-sela latihan, kemarin.
Selama kurang lebih dua bulan terakhir, Butet berlatih agar bisa tampil realis. ‘’Lumayan. Kalau kuliah, bisa delapan semester. Sekarang hanya disingkat menjadi dua bulan,’’ ungkap putra almarhum maestro tari Bagong Kussudiardja ini.
Sebagai seniman panggung, Butet harus bisa menguasai segala peran. Prinsip belajar inilah yang ia utamakan sebelum tampil. ‘’Belajar tidak mengenal usia dan waktu. Semua harus bisa dikuasai. Itu sudah menjadi konsekuensi seorang seniman,’’ kata Butet yang pernah pula menimba ilmu di Teater Mandiri milik Putu Wijaya itu.
Mengapa pendelegasian dari atasan ke bawahan seringkali tidak berhasil baik? Mengapa banyak iklan yang tidak sukses mempromosikan produknya? Mengapa sering kali kesepakatan bisnis terhambat dan gagal? Mengapa seringkali pergaulan tidak berkembang? Semua hal ini mungkin terjadi karena cara kita berkomunikasi yang tidak jelas, ambigius atau kurang strategis.
MEMASUKI hari kesepuluh, pencarian pesawat Adam Air yang hilang pada 1 Januari lalu mulai menunjukkan titik terang. Sejumlah bagian pesawat itu kemarin ditemukan di sekitar Pantai Lojie, Pantai Mallawa, dan Pantai Kupa, Sulawesi Selatan.
Page: 1 | 2