Microsoft sedang berupaya memperbaiki cacat yang membuat sistem operasi Windows miliknya rawan terhadap berbagai serangan dari para hacker, perusahaan itu mengumumkan.
“Tambalan” software tersebut sudah mencapai tahap akhir pengujian dan Microsoft bermaksud merilisnya secara serentak ke seluruh dunia dalam 23 bahasa pada 10 Januari, demikian menurut perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu.
“Microsoft telah memantau dengan seksama upaya eksploitasi dari kerawanan Windows Mate File sejak cacat itu tersiar pada pekan lalu,” kata perusahaan itu dalam rilis tertulisnya.
“Kendatipun isu itu merupakan masalah serius dan berbagai serangan dilakukan, sumber intelijen Microosoft mengindikasikan bahwa skala serangan terbatas.”
Microsoft mulai mengerjakan perbaikan itu setelah menerima laporan pada 27 Desember tentang adanya serangan pada sistem operasi windows dari para pemakai, kata raksasa software itu.
Software antivirus yang sudah di-update efektif dalam menghalau
serangan dari para hacker, demikian kata Microsoft, yang berkedudukan di
Negara Bagian Washington.