Biji Apel Mencerahkan Hola

general, wise short stories ~ {January 19th, 2006 - 1:17 am}

Holaram,sang menteri dari Negeri Zimbakyu, sedang menghadiri suatu konfrensiinternasional. Secara kebetulan tempat duduk dia bersebelahan dengan tempat duduk seorang menteri dari negara Paman Sam yang kebetulan beragama Yahudi. Kebetulan-kebetulan semacam itu membuat dia bingung, tetapi apa boleh buat ?
details…

Jangan Tunggu Esok Hari Mengatakan Kepadanya

general, wise short stories ~ {January 19th, 2006 - 1:15 am}

Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 th. Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu
details…

Ingatlah Orang Tuamu!

general, wise short stories ~ {January 19th, 2006 - 1:08 am}

Hari ini, marilah kita menyisihkan waktu sedikit, untuk mengingat kembali seluruh masa kehidupan kita, dari tangis pertama. Pasti, kalau kita mau jujur, terlalu banyak telah kesakitan yang kita berikan untuk orang tua kita. Beberapa di bawah ini hanya bagian kecil saja. Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam. Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kamu kabur waktu dia memanggilmu

details…

Rendra Tolak RUU Pornografi

national news, people ~ {January 19th, 2006 - 12:58 am}

KEHADIRAN budayawan Rendra di berbagai ruang diskusi memang selalu memukau. Pukauan Rendra, tentu saja beranjak dari cara dia bertutur: retorik dan statement-statament yang segar. Persis dengan puisi-puisi yang ia ciptakan, penuh nuansa.

details…

Menunggu 12 Koruptor Kakap

editorial Media Indonesia ~ {January 19th, 2006 - 12:55 am}

SATU lagi prestasi dicatat polisi. Setelah menembak mati teroris yang paling diburu, Dr Azahari, polisi kini menangkap koruptor kelas kakap David Nusa Wijaya. Terpidana delapan tahun penjara dalam kasus korupsi dana bantuan likuiditas Bank Indonesia senilai Rp1,2 triliun itu kabur sejak 2004, delapan bulan setelah putusan kasasi.

details…

Revolusi Diri - Iwan Fals

people ~ {January 6th, 2006 - 3:54 pm}

MUSUH terbesar manusia adalah dirinya sendiri! Revolusi harus dimulai dari diri sendiri!” Kalimat itu diungkapkan penyanyi balada Iwan Fals saat menyambut datangnya Tahun Baru 2006.

Menurutnya, jika bangsa Indonesia ingin keluar dari krisis yang dialami tahun-tahun sebelumnya, setiap orang yang mengaku bangsa Indonesia harus mulai berani merevolusi diri.

“Yang tadinya koruptor, tidak lagi korupsi. Yang tadinya sewenang-wenang, harus menahan diri. Yang tadinya suka absen di DPR, jadi rajin masuk. Pokoknya semua harus sadar diri untuk merevolusi diri,” ujar penyanyi yang banyak melantunkan tembang-tembang bertema kritik sosial itu.

Saat ditemui di sela konser Welcome 2006 di Pantai Carnaval Ancol malam pergantian tahun, Sabtu (31/12), penyanyi yang punya nama asli Virgiawan Listianto itu pun berharap agar tahun 2006 bisa lebih baik. “Dan itu pasti harapan kita semua. Yah, mudah-mudahan tidak ada lagi kenaikan BBM, tidak ada lagi bom, tidak ada lagi bencana. Indonesia jadi lebih baik di tahun 2006,” ujar pria kelahiran Jakarta, 3 September 1961 itu.

Yang pasti, penampilan musikus yang sempat jadi juara karate tingkat nasional itu disambut hangat oleh para penggemarnya dalam konser pergantian tahun tersebut. Iwan pun banyak menyampaikan pesan moral kepada para penggemarnya itu, termasuk pesan untuk merevolusi diri.

Page: 1 | 2 | 3

BBC News
requested list not available

Antara News Indonesia
requested list not available

e-Jazz
requested list not available

Webmaster Talk
requested list not available





verse of the day

    For it is God who works in you, both to will and to work for his good pleasure.

    Philippians 2:13