
Terima kasih Bapa …
Atas anugrahMu, pagi ini aku boleh menikmati pagi hari yang indah…
Seperti biasa aku nyalakan kompie ku … dan kubuka fesbuk.
Kulihat ada postingan wall sodara imanku yg terkasih yang mengajak untuk memulai doa sebelum memulai segala aktivitas. Walau hanya 15 menit juga enggak apa-apa. Itu tulisannya.
Wow luar biasa, ini kan komitmenku sejak awal tahun … aku langsung gak pikir 2x untuk buka situs lagu rohani dan …
aku puter satu lagu, aku nikmati berdiam diri dalam hadiratNYA …
Lalu, setelah jiwaku tenang, akupun berdoa …
JESUSku, terima kasih buat segalanya dalam hidupku … ya segalanya,
hingga akupun tidak bisa merinci lagi detail setiap berkatMU.
Terlalu banyak …. dari hal-hal kecil hingga hal-hal besar yang pernah kualami,
baik ataupun buruk. Itu menjadi anugrah buatku. Memang yang buruk bukan berasal dari padaMU,
tetapi Kau ijinkan itu terjadi menjadi bagian hidupku untuk membentuk aku menjadi kuat didalam iman.
Yang baik pasti berasal daripadaMU, itu menjadi kesukaanku.
Ijinkanlah aku, orang yang sangat hina ini … untuk sekadar menghampiriMU yang maha Kudus.
Ingin kucium kasutMU dengan sujud menyembah, tersungkur di hadapanMu merendahkan diri.
Ijinkan aku menjamahMU pribadi yang tidak keliatan … memahami jalan pikiranMU yang agung.
Tetapi, aahh siapakah aku ini TUHAN ?? biarlah rahasia kebesaranMU menjadi bagianMU, dan apa yang menjadi bagianku, itu yang kukerjakan …
Tiada lain yang kuminta pagi ini BAPA, tak ada yang kubawa kepadaMU … hanya sembah puji, dan ucapan syukur sebelum memulai segala sesuatu hari ini.
Aku tau itu sangat berkenan menjadi dupa yang harum di hadapanMU.
Tidak ada yang membuatku layak menerima semua kebaikanMU. Tidak ada yang dapat kubanggakan kepadaMU. Tidak ada yang dapat menjadi dasar untuk aku menerima semua itu. Hanya karena kasih anugrahMU atas hidupku.
Aku hanya membawa hati ini … kuberikan padaMU sebagai bejana hampa, yang sangat haus dan rindu.
Isilah dengan kasihMU, penuhilah ya BAPA, dengan sukacitaMU, maka yang lain aku tidak inginkan lagi.
Yang kuinginkan hanyalah kasihMU … yang memberikanku pengharapan yang pasti dan membuatku kuat. Peluklah aku dengan kasihMU, penuhi aku dengan kemuliaan dan hadiratMU.
Penuhilah BAPA, aku mohonnnn ……
Ajar aku untuk selalu bersandar padaMU … jangan pernah Kau biarkan kasihMu meninggalkanku.
(lalu akupun berdiam diri … dan aku merenungkan kata2 terakhirku, kemudian air mata sukacita menyusul …. wow luar biasa, aku diajarkan mengenai “bersandar”)
Yes … betul BAPA.
Bersandar berarti memposisikan tubuhku menempel sepenuhnya kepada tubuhMu. Semua kekuatan diserahkan pada tubuhMU. Hingga tidak ada kekuatan lagi yang kupunya sebab sepenuhnya tubuhku ditopang tubuhMU. Jika Engkau melepaskan diri dari diriku, maka aku akan jatuh. Itulah artinya bersandar …menyerahkan segenap hidup dan kekuatan sepenuhnya kepadaMU, dan aku pasrah. Kekuatanku ada di dalam Engkau. Namun jika aku lepas dari padaMU maka aku akan jatuh …
Thank’s LORD JESUS ….
Jadikan aku muridMu yang baik, bukan hanya menjadi seorang murid yang pandai mendengarkan tetapi juga menjadi murid yang melakukan kehendakMU juga …
Pagi ini, aku mendapatkan sukacita, hatiku dipuaskan … tidak ada yang sanggup menggantikannya dari padaku. Bukan juga dengan harta, kekayaan, permata, berlian, emas maupun perak. Semua yang fana itu tidak kuinginkan menggantikan sukacita, damai, kasih dan pengharapan kekal yang KAU berikan. Yang kuinginkan sesuatu yang kekal di kehidupan sana karena aku tau hidupku di dunia ini hanya sementara, untuk aku menyelesaikan misi hidupku yang KAU berikan …
Segala kemuliaan hanya bagiMU … ini doaku kepadaMU ya BAPA, di dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS, Juru Selamatku yang hidup dan begitu mengasihiku … Halleluya, AMIN !!!! AMIN !!!!
— TJC — @Jkt150509*after.morning.prayer*
NB: kudedikasikan note ini kepada sodara seimanku Andie Sutanto, atas postingan2 wall nya yang selalu menggugah hati … maju terus bro, bertambah2 dalam karunia hikmatmu, agar lebih lagi dipakai TUHAN melalui kata2mu yang dapat mengubahkan hati orang. Sederhana tetapi mengandung kuasa Ilahi. Menyembuhkan yg sakit, memulihkan yg terluka, menghibur yang kesepian, menguatkan yang lemah. GBU brother … walau kita blom pernah bertemu muka, tetapi melalui fesbuk ini kita selalu dekat dalam roh yang sama sebagai anak ALLAH.
Original source : Chandra Juliar’s Facebook notes
« Kate Moss Mencoba Jadi Musisi (Belum) musimnya berbuah kok !!!! »

