
Category Refleksi Prie GS, Wise Stories
Kami sekeluarga belum lama ini menyelenggarakan sebuah syukuran sederhana atas keberhasilan anak bungsu kami yang masih balita karena ia sudah bisa kencing sendiri. Ini adalah prestasi pertamanya sejak ia bayi. Kami semua berteriak gembira menyambut hari yang bersejarah ini. Dan si anak bukan main gembira melihat respon sekitarnya yang begitu luar biasa. Ia merasa telah menjadi anak gede, suatu imajinasi yang tak henti-hentinya ia bayangkan. Ia mulai merasa nikmatinya menjadi gede dan menolak disebut sebagai bocah. Read the rest of this entry »
Anak lelaki saya, 4 tahun, memiliki kebiasaan dan bakat yang betul-betul tidak pernah saya harapkan, yakni bakat seorang penjilat. Apa saja hampir dijilatnya, termasuk tahi lalat di jidat mbah kakungnya. Saya panik juga melihat kenyataan ini.
Bukan cuma karena kelakuan ini memalukan, tapi juga karena alasan kebersihan dan kesehatan. Zaman ini makanan saja bikin penyakit, apalagi jidat, walau milik embahnya sekalipun. Banyak ragam snack tapi kami bingung memilihnya karena hampir semua jajanan itu selalu berakibat buruk bagi anak ini. Radang tengorokan, amandel bengkak, batuk pilek, adalah penyakit hafalannnya. Read the rest of this entry »

