<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AndieStuff &#124; A Web Design Studio based in Semarang, Central Java, Indonesia (GMT+7) &#187; Relationship</title>
	<atom:link href="http://www.andiestuff.com/articles/relationship/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.andiestuff.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 22:41:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ingatlah Orang Tuamu!</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/ingatlah-orang-tuamu/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/ingatlah-orang-tuamu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 19:36:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Wise Stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andiestuff.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, marilah kita menyisihkan waktu sedikit, untuk mengingat kembali seluruh masa kehidupan kita, dari tangis pertama. Pasti, kalau kita mau jujur, terlalu banyak telah kesakitan yang kita berikan untuk orang tua kita. Beberapa di bawah ini hanya bagian kecil saja. Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini, marilah kita menyisihkan waktu sedikit, untuk mengingat kembali seluruh masa kehidupan kita, dari tangis pertama. Pasti, kalau kita mau jujur, terlalu banyak telah kesakitan yang kita berikan untuk orang tua kita. Beberapa di bawah ini hanya bagian kecil saja. Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam. Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kamu kabur waktu dia memanggilmu</p>
<p>Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang. Sebagai balasannya, kamu buang piring berisi makananmu ke lantai<br />
<span id="more-620"></span><br />
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna. Sebagai balasannya, kamu corat coret tembok rumah dan meja makan</p>
<p>Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah. Sebagai balasannya, kamu memakainya bermain di kubangan lumpur</p>
<p>Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah. Sebagai balasannya, kamu berteriak “NGGAK MAU,!”</p>
<p>Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola. Sebagai balasannya, kamu melemparkan bola ke jendela tetangga</p>
<p>Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim. Sebagai dalasannya, kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu</p>
<p>Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu. Sebagai balasannya, kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar</p>
<p>Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang, sampai pesta ulang tahun. Sebagai balasannya, kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam</p>
<p>Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop. Sebagai balasannya, kamu minta dia duduk di barisan lain</p>
<p>Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa. Sebagai balasannya, kamu tunggu sampai dia keluar rumah</p>
<p>Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya. Sebagai balasannya, kamu bilang dia tidak tahu mode</p>
<p>Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan,. Sebagai balasannya, kamu nggak pernah menelponnya.</p>
<p>Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kamu kunci pintu kamarmu</p>
<p>Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil. Sebagai balasannya, kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya</p>
<p>Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting. Sebagai balasannya, kamu pakai telpon nonstop semalaman</p>
<p>Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA. Sebagai balasannya, kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi</p>
<p>Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama. Sebagai balasannya, kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.</p>
<p>Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian ini?” Sebagai balasannya, kamu menjawab “Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang.”</p>
<p>Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu. Sebagai balasannya, kamu bilang “Aku nggak mau seperti kamu.”</p>
<p>Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi. Sebagai balasanmu, kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri</p>
<p>Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. Sebagai balasannya, kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu</p>
<p>Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan. Sebagai balasannya, kamu mengeluh “Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.”</p>
<p>Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu. Sebagai balasannya, kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.</p>
<p>Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kamu katakan “Sekarang jamannya sudah beda.”</p>
<p>Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu. Sebagai balasannya, kamu jawab “Aku sibuk sekali, nggak ada waktu.”</p>
<p>Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. Sebagai balasannya, kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya</p>
<p>dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang, dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan,<br />
dan itu menghantam hatimu bagaikan pukulan godam.</p>
<p>Maka, jika orangtuamu masih ada, berikanlah kasih sayang dan perhatian lebih dari yang pernah kamu berikan selama ini. Jika orang tuamu telah tiada, ingatlah kasih sayang dan cintanya yang tanpa syarat dan tulus.</p>
<p>Do’akanlah selalu orang tua kita, saudara-saudara kita, sahabat-sahabat kita agar selalu mendapat Berkah dan Rahmat-NYA<br />
Hidup ini hanya sekali untuk itu berbuatlah yang terbaik kepada sesama walaupun hanya melalui doa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/ingatlah-orang-tuamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Apa Itu Cinta</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/mengenal-apa-itu-cinta/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/mengenal-apa-itu-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 13:03:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Cinta adalah suatu hal yang diinginkan setiap kita, namun banyak kita tidak menemukan hal ini: cinta yang sejati. Dalam kehidupan ini kita dapat melihat pencarian yang tidak pernah berakhir terhadap apa yang dinamakan cinta. Kita mencarinya di semua tempat: dalam rumah dan keluarga kita, melalui persahabatan, melalui hubungan kencan, pernikahan dan bahkan lewat keyakinan agama. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Cinta adalah suatu hal yang diinginkan setiap kita, namun banyak kita tidak menemukan hal ini: cinta yang sejati. Dalam kehidupan ini kita dapat melihat pencarian yang tidak pernah berakhir terhadap apa yang dinamakan cinta. Kita mencarinya di semua tempat: dalam rumah dan keluarga kita, melalui persahabatan, melalui hubungan kencan, pernikahan dan bahkan lewat keyakinan agama. Namun apakah cinta itu? Dan di mana kita dapat menemukan cinta abadi untuk hidup kita?<span id="more-440"></span></p>
<p>Apakah Cinta Itu?</p>
<p>Cinta sering dijelaskan dalam bentuk perasaan. Namun cinta sesungguhnya &#8211; apa yang disebut penulis Perjanjian Baru sebagai kasih agape &#8211; adalah cinta atau kasih yang tidak berdasar perasaan sama sekali. Kasih agape dapat merubah hidupmu dan membuatmu merdeka. Dan itu semua dimulai dengan keputusan yang harus kamu ambil.</p>
<p>Kasih agape adalah keputusan untuk menganggap kebutuhan orang lain lebih utama dibanding kebutuhan diri sendiri. Hidup dalam pengorbanan, memberi tanpa mengharapkan imbalan dan melupakan pembalasan. Di atas segalanya, cinta kasih agape adalah satu keputusan untuk menerima dan meresponi kasih yang Tuhan miliki. Semua usaha kita untuk mengasihi orang lain tidak akan memberi buah sampai kita meresponi kasih Tuhan itu sendiri. Seperti halnya Alkitab mengatakan, &#8220;Kita mengasihi karena Allah telah terlebih dahulu mengasihi kita&#8221;. (1 Yohanes 4:19).</p>
<p>Selanjutnya pemahaman kita akan cinta kasih dimulai dengan pernyataan nats Alkitab yang paling sering didengar, Yohanes 3:16, &#8220;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.&#8221;</p>
<p>Inilah apa yang disebut Alkitab sebagai ‘lahir baru&#8217; atau ‘lahir dari atas&#8217;. Dalam pengalaman kelahiran baru ini, Tuhan membukakan kasihNya yang menakjubkan bagi manusia. Keajaiban ini akan menghasilkan dalam dirimu sesuatu yang alami yang akan mengijinkan kamu untuk mengasihi orang lain dengan cara yang tidak pernah terjadi sebelumnya &#8211; tanpa tergantung respon mereka terhadap cintamu.</p>
<p>Kelahiran baru hanyalah permulaan. Untuk bertumbuh dalam kasih kita harus melanjutkan untuk menerima kasih Tuhan dan pengampunanNya (Lukas 7:47). Perhatikanlah doa rasul Paulus untuk orang percaya di Efesus, &#8220;Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. (Efesus 3:18-19).</p>
<p>Kita tidak hanya perlu untuk ‘berakar dan berdasar&#8217; dalam kasih Tuhan untuk kita, tapi kita juga perlu untuk selalu meningkatkan pemahaman tentang kasihNya terhadap kita.</p>
<p>Kala kita mengalami kasih Tuhan dan meresponinya dalam kasih, kita akan ditransformasikan dalam gambaran Allah. Kita juga akan dipenuhi dalam rencana Allah yang besar, &#8220;untuk mengasihi Tuhan dan sesama&#8221; (Markus 12:29-31). Kasih ini tidak dapat dielakkan harus menguasai tindakan kita (1Yohanes 3:13). Pada akhirnya, bukti kesaksian dari cinta kita terhadap sesama akan membuktikan pada dunia bahwa kita adalah benar-benar murid Kristus (Yohanes 13:34).</p>
<p>Bila kasih agape itu tidak didasarkan atas perasaan, perasaan cinta akan sering mengikuti ekspresi pernyataan cinta. Sewaktu hidup kita mulai mendemonstrasikan ‘buah Roh&#8217; (kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri), keberadaan emosi kita niscaya akan berubah semakin baik. Namun kita tidak harus melihat berdasar emosi. Melainkan lihatlah terlebih dahulu tentang kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan kepada kita (Matius 4:33)</p>
<p>Mengalahkan Tembok Untuk Mengasihi</p>
<p>Meski dengan pemahaman cinta, kita seringkali menemukan betapa sulitnya untuk mengalahkan tembok untuk mengasihi. Benteng ini seringkaIi timbul dari pengalaman kita di masa lalu : rasa sakit, luka hati, penolakan, dan ketertolakan yang membuat kita tidak dapat memberikan atau menerima kasih yang sesungguhnya.</p>
<p>Kunci untuk mengalahkan benteng masa lalu dapat disimpulkan dengan satu kata, pengampunan. Dengan meminta pengampunan pada siapa kita bersalah &#8211; dimulai dari Tuhan &#8211; lalu kemudian mengampuni semua orang yang bersalah pada kita, kita memindahkan lingkaran kepahitan dan memasuki kerajaan kasih agape dari Tuhan.</p>
<p>Hasrat yang berpusatkan pada diri sendiri seperti kesombongan, iri hati, cemburu dan keangkuhan seringkali memisahkan kita dari kasih Tuhan yang sejati. Penghalang ini sendiri dapat dikalahkan hanya melalui pertobatan, dengan berbalik dari dosa dan meminta Tuhan mengampuni semua dosa keegoisan dan tindakan kita. Ketika kita merendahkan diri di hadapan Tuhan dan menerima pengampunanNya, kita akan menemukan kemerdekaaan untuk melihat antara kebutuhan dan mencapai apa yang ada di sekeliling kita.</p>
<p>Menemukan Kasih Sejati</p>
<p>Pencarian cinta kasih dimulai dengan hubungan kita dengan Tuhan. Jika kamu mencari cinta kasih sejati, bukalah dirimu pada satu pribadi yang mencintai kamu lebih dari apapun juga di muka bumi ini. Tuhan amat mengasihimu sehingga Dia memberikan putra tunggalNya Yesus. Panggillah kasih itu, Yesus, sekarang juga. Biarkan Dia menjangkau dan menyentuh kamu dengan kasih agape yang datang dari hati Tuhan. Bertobat dan minta pengampunan Dia dan menerima dalam iman (Roma 10:13, 1 Yohanes 1:8-9, Yohanes 1:12). Mintalah Tuhan memenuhimu dengan Roh Allah atau Roh Kudus (Lukas 11:13).</p>
<p>Kala dirimu bertumbuh dalam iman, biarkan Tuhan membuka kasihNya yang besar bagi kamu setiap hari. Lalu capailah dalam tindakan nyata untuk mereka yang ada di sekelilingmu &#8211; keluarga, teman, rekan kerja, tetangga &#8211; dan dengan cara demikian menyatakan kasih yang telah kamu terima dari Tuhan.</p>
<p>Akhirnya, berdoalah dan minta Tuhan mengisimu dengan pemahaman baru tentang cinta kasih, &#8220;Allah Bapa, saya percaya Tuhan mengasihi saya. Firman Tuhan mengatakan saya dapat mengasihi Tuhan karena Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi saya. Saya berterima kasih untuk cinta kasihMu. Penuhi hati saya dengan jalan mulia yang Tuhan miliki. Penuhi saya dengan Roh Kudus dan kasih. Tolong saya untuk bertumbuh dalam kasihMu dan biarkan saya menunjukkan kasihMu pada semua orang di sekeliling saya. Terima kasih Bapa, Di dalam nama Yesus. Amin.&#8221;</p>
<p>Firman Tuhan Tentang Cinta Kasih</p>
<p>Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. (1 Yohanes 4:7-11)</p>
<p>Nats Ayat Untuk Dipelajari<br />
1 Korintus 13 &#8211; Apakah Cinta Kasih Itu?<br />
Yohanes 3:16 &#8211; Pernyataan kasih Tuhan<br />
1 Yohanes 4:7-14 &#8211; Penjelasan kasih Tuhan<br />
Efesus 2:4-5 &#8211; Kasih Tuhan diterima tanpa usaha manusia<br />
Yohanes 15:12-17 &#8211; Perintah Tuhan untuk mengasihi<br />
Yohanes 13:34-35 &#8211; Cinta menyatakan iman<br />
Matius 5:43-44 &#8211; Musuh harus dikasihi<br />
Galatia 5:22-23 &#8211; Buah kasih yang mengagumkan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/mengenal-apa-itu-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Putus Cinta??</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/putus-cinta/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/putus-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 13:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=438</guid>
		<description><![CDATA[Kamu putus cinta? Jangan panik, karena itu bukan akhir dari dunia. Ketahuilah bahwa seberat apapun rasanya, kamu AKAN dan PASTI bisa melewati waktu-waktu ini dengan baik. Caranya?
Jika seseorang putus cinta, maka ia akan diperhadapkan dengan pilihan: apakah ia akan bergelut dengan perasaan sedih dan nelangsa yang makin lama akan menghancurkan hidupnya sendiri, atau ia mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kamu putus cinta? Jangan panik, karena itu bukan akhir dari dunia. Ketahuilah bahwa seberat apapun rasanya, kamu AKAN dan PASTI bisa melewati waktu-waktu ini dengan baik. Caranya?</p>
<p>Jika seseorang putus cinta, maka ia akan diperhadapkan dengan pilihan: apakah ia akan bergelut dengan perasaan sedih dan nelangsa yang makin lama akan menghancurkan hidupnya sendiri, atau ia mau bersikap tegar, berpikir positif, bertindak positif, supaya membuatnya lebih kuat dan bijaksana. Jikalau kamu putus cinta, tentukan pilihanmu sekarang!<span id="more-438"></span></p>
<p>Ini adalah aturan dasar menghadapi putus cinta:</p>
<p>1. Jangan lupa bahwa rasa kehilangan dan kesedihan ini hanya bersifat sementara karena terbawa oleh perasaan dan keadaan.</p>
<p>2. Jangan malu atau takut untuk meminta dukungan teman-temanmu. Pastikan kamu memilih teman yang bisa memberikan kekuatan positif kepada dirimu. Jika perlu pilih teman yang pernah dalam posisi yang sama, namun telah berhasil keluar sebagai pemenang!</p>
<p>3. Ingatkan dirimu sendiri jika memang ia bukan untukmu, di luar sana pasti ada orang lain yang JAUH LEBIH BAIK yang disiapkan Tuhan untuk kamu.</p>
<p>4. Apapun penyebab putusnya hubungan kamu, jangan pernah terjebak dengan kebiasaan menyalahkan diri sendiri. Lebih baik kamu refleksi diri dan mengambil komitmen untuk menjadi orang yang lebih baik di masa depan ketimbang menyesali masa lalu.</p>
<p>5. Perhatikan diri sendiri. Jangan sampai kamu menjadi sakit atau terlihat kumal akibat putus cinta. RUGI!!</p>
<p>6. Ingatlah bahwa di dunia ini, bukan kamu satu-satunya orang yang pernah putus cinta. Masih banyak orang dengan masalah lain yang jauh lebih berat ketimbang masalahmu. Karena itu jangan sibuk mengasihani diri sendiri seolah-olah kamu adalah orang termalang di dunia ini.</p>
<p>7. Ingatlah bahwa jika kamu diijinkan mendapat masalah ini, Tuhan pasti tahu bahwa kamu sanggup menghadapi dan mengatasinya.</p>
<p>8. Berdoalah. Ketahuilah hanya Tuhan yang sanggup membantumu secara total dalam menghadapi masalah putus cinta. IA ahlinya!</p>
<p>Berikut ini adalah langkah praktis menghadapi putus cinta:</p>
<p>1. Pastikan kamu tidak menyentuh alkohol, rokok atau terjebak dalam ‘pelarian-pelarian&#8217; negatif lain yang bisa menjerumuskanmu ke dalam masalah baru.</p>
<p>2. Jangan coba menghubungi mantanmu jika kamu masih dalam keadaan rentan. Sebaiknya tenangkan diri dulu supaya setiap perbincangan dengan mantan adalah perbincangan dengan kepala dingin.</p>
<p>3. Jangan tonton film memori kalian berdua atau pergi ke tempat memori kalian berdua dengan sengaja. Itu hanya akan memperburuk keadaan.</p>
<p>4. Jangan pernah mengunci diri di kamar sambil mendengar lagu-lagu tentang putus cinta. Musik dapat masuk ke alam bawah sadar dan mendorong seseorang untuk mengasihani diri bahkan melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.</p>
<p>5. Jangan pernah tergoda untuk melakukan balas dendam, menguntit mantanmu, atau melakukan hal aneh lainnya.</p>
<p>6. Ambil cuti kerja jika memang perlu daripada performa kerjamu berpengaruh akibat masalah ini.</p>
<p>7. Jangan mengembangkan kebiasaan makan banyak secara tiba-tiba untuk mengalihkan stress.</p>
<p>8. Jangan simpan foto mantanmu di dompet.</p>
<p>9. Menangis itu wajar, asal jangan sampai larut berminggu-minggu.</p>
<p>10. Jangan langsung mencari ‘korban&#8217; pelampiasan cintamu. Berteman saja sebanyak-banyaknya dan nikmati pergaulan dengan banyak orang. Mumpung single! Siapa tahu teman hidupmu yang sebenarnya ada di antara teman-temanmu tersebut.</p>
<p>11. Jangan melulu membicarakan masalah putus cintamu. Ganti subjek pembicaraan.</p>
<p>12. Mulailah kebiasaan baru yang baik untuk kamu. Ubah pola makan sehat, rutin pergi ke pusat kebugaran, atau rajin ke salon misalnya. Sehabis putus cinta, kamu bisa menjadi orang yang terlihat lebih menarik dari sebelumnya.</p>
<p>Dengan menerapkan hal-hal di atas, putus cinta tidak lagi menjadi kengerian yang menghancurkan. Justru inilah saatnya bagi kamu berlatih menghadapi masalah sampai masalah tersebut tuntas dan tidak lagi mengganggu kehidupanmu.</p>
<p>Dan setelah kamu menang, jangan lupa untuk membantu memberi kekuatan dan nasehat bagi teman-temanmu yang putus cinta! We all can make it!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/putus-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebodohan Dalam Cinta</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/kebodohan-dalam-cinta/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/kebodohan-dalam-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Saya suka membaca kolom &#8216;tanya jawab&#8217; di majalah atau surat kabar, mengetahui permasalahan orang-orang dan pertimbangan serta saran yang diberikan. Saya rasa sebagian besar dari kita menyukainya, saat kita melihat masalah seseorang dari luar dan berkomentar, &#8220;Ya ampun, jawabannya kan sudah jelas&#8230;&#8221; Kolom &#8216;tanya jawab&#8217; yang sering menarik perhatian saya adalah yang membahas tentang cinta.
&#8220;Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saya suka membaca kolom &#8216;tanya jawab&#8217; di majalah atau surat kabar, mengetahui permasalahan orang-orang dan pertimbangan serta saran yang diberikan. Saya rasa sebagian besar dari kita menyukainya, saat kita melihat masalah seseorang dari luar dan berkomentar, &#8220;Ya ampun, jawabannya kan sudah jelas&#8230;&#8221; Kolom &#8216;tanya jawab&#8217; yang sering menarik perhatian saya adalah yang membahas tentang cinta.</p>
<p>&#8220;Saya sedang jatuh cinta dengan seorang pria yang sudah beristri, dan selama tiga tahun terakhir ini dia terus mengatakan bahwa dia akan menceraikan istrinya. Sementara kami masih terus bersama. Apakah saya sudah membuang-buang waktu dengannya?&#8221;<span id="more-436"></span></p>
<p>&#8220;Pacar saya selalu mengancam akan putus dengan saya setiap kali kami bertengkar. Apa yang salah dengan saya sehinga saya tidak bisa membuatnya bertahan dalam hubungan ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Pria ini sempurna. Dia baik, penyayang, dan cerdas. Hanya ada satu hal yang mengganggu, dia berusia 34 tahun, belum bekerja, dan masih tergantung secara finansial dengan orang tuanya. Tapi saya mencintainya!&#8221;</p>
<p>Kamu bisa tertawa, tapi saya serius. Orang-orang kebanyakan menuliskan masalah mereka dengan skenario seperti itu. Sepertinya cinta menimbulkan kekacauan dalam otak manusia yang menyebabkan pikiran tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sejak kapan kita menjadi bodoh dalam hal percintaan? Ada apa dengan cinta yang membuat kita melempar akal sehat kita keluar jendela?</p>
<p>Saya tidak bermaksud menghakimi orang lain, karena saya sendiri pun pernah mengalami semua kebodohan itu. Saya pernah menjalin hubungan dengan pria &#8220;baik-baik saja&#8221; yang tidak perduli akan masa depan, pria &#8220;berikan aku kesempatan sekali lagi&#8221;, seorang musisi yang moody, pria posesif yang selalu menguntit saya kemana pun saya pergi, dan juga pria yang sudah berpisah (namun belum bercerai) dengan istrinya. Saya juga pernah mengejar beberapa pria yang sama sekali tidak tertarik pada saya. Saya bahkan pernah memohon-mohon lebih dari sekali untuk mencegah agar pacar saya tidak memutuskan hubungan dengan saya. Semua itu sangat memalukan, dan atas nama cinta, saya telah melakukannya.</p>
<p>Dan setelah semua kegilaan dalam area percintaan itu, saya masih tidak mengerti, mengapa saya atau mungkin banyak dari antara kita, masih ingin kembali mengalaminya lagi dan lagi. Apakah itu karena rasa takut diabaikan? Rasa takut untuk hidup sendiri? Ataukah kita kecanduan pada perasaan yang kita alami saat kita jatuh cinta? Saya pernah mengalami semuanya itu, dan saya rasa kita semua pernah. Tidak ada seorangpun yang mau sendirian. Bahkan orang yang suka menyendiripun menginginkan suatu hubungan cinta, namun mereka terlalu takut bahwa hal itu akan menghancurkan mereka. Dan mereka benar, itu akan menghancurkan mereka. Itulah sebabnya mengapa kita tetap menghubungi mantan-mantan pacar dan terus mengingat-ingat kenangan-kenangan hubungan kita di masa lalu yang seharusnya sudah berakhir. Kita dirancang untuk menjalin hubungan dengan orang lain, dan saat seseorang masuk ke dalam hidup kita untuk pertama kalinya, hidup kita tidak pernah sama lagi. Kita tidak suka sendirian dan akan terus menginginkan serta mencari cinta.</p>
<p>Saya tidak membenarkan perilaku ini dengan maksud apapun. Jika kamu mengejar seorang pria yang mempunyai 8 orang anak dari 6 orang ibu yang berbeda, maka jelas-jelas kamu mempunyai masalah yang lebih besar daripada sekedar merasa kesepian. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa dorongan untuk menjalin hubungan cinta yang kamu rasakan adalah hal yang normal. Lalu apa yang seharusnya kamu lakukan untuk mencegah hama cinta yang bisa membuatmu kehilangan akal sehat? Tidak perduli apapun status hubunganmu saat ini, kunci kehidupan adalah keseimbangan.</p>
<p>Maksudnya, nikmati saja perasaan cinta itu, tapi kakimu harus tetap menjejak pada kenyataan. Kebanyakan hubungan yang buruk datang dengan tanda peringatan yang nyata (contohnya, dia menolak untuk membicarakan tentang orangtuanya, atau dia tidak mempunyai rencana jangka panjang ke depan). Jika kamu tidak membiarkan awan romantisme mengaburkan pertimbanganmu, tentu kamu dapat melihat tanda bahaya ini sejak awal.</p>
<p>Berpasangan atau single, persahabatan yang baik akan menjagamu tetap bisa berpikir jernih. Saling setialah satu sama lain untuk saling menjaga dan mendukung. Teman-temanmu juga tentu memiliki pandangan yang lebih nyata terhadap hubungan cintamu karena mereka tidak dipengaruhi oleh emosi dan perasaan seperti yang kamu tengah alami. Mereka akan menolongmu menjaga segala sesuatunya tetap dalam perspektif yang benar dan jika dibutuhkan, mereka akan memberitahumu saat kamu bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi. Kita memang tidak dapat mencegah diri kita dari perasaan jatuh cinta, yang membuat kita melakukan hal-hal yang &#8220;aneh&#8221;. Tapi bagaimanapun juga, kita bisa selalu bersyukur bahwa Tuhan memimpin kita melalui jalan simpang siur percintaan yang kadang berkabut, sampai kita tiba di ujung satunya.</p>
<p>Jennifer Jones, Cbn</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/kebodohan-dalam-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Playgroup Atau Tidak</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/playgroup-atau-tidak/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/playgroup-atau-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:57:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[Saat anak mulai menginjak usia 2 tahun, biasanya orang tua akan sibuk berdebat mengenai perlu tidaknya memasukkan buah hati ke playgroup (Pendidikan Usia Dini). Diskusi mendalam pun terjadi, berbagai pertimbangan mencuat.
Pertimbangannya bermacam-macam, misalnya usia anak yang menurut Anda masih terlalu dini untuk mulai berkenalan dengan sebuah institusi pendidikan, atau juga pertimbangan lainnya seperti keuangan, jarak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saat anak mulai menginjak usia 2 tahun, biasanya orang tua akan sibuk berdebat mengenai perlu tidaknya memasukkan buah hati ke playgroup (Pendidikan Usia Dini). Diskusi mendalam pun terjadi, berbagai pertimbangan mencuat.</p>
<p>Pertimbangannya bermacam-macam, misalnya usia anak yang menurut Anda masih terlalu dini untuk mulai berkenalan dengan sebuah institusi pendidikan, atau juga pertimbangan lainnya seperti keuangan, jarak playgroup yang jauh, serta psikologi buah hati Anda sendiri.<span id="more-434"></span></p>
<p>Demi menjadi penengah perdebatan antara Anda dan pasangan, banyak pula kelebihan yang mampu diberikan playgroup. misalnya saja kesibukan kedua orang tua untuk bekerja dan pasti anak tidak mendapatkan bimbingan pendidikan dengan waktu yang berkualitas. Alasan lain adalah minimnya teman bermain anak di lingkungan rumah atau tidak memiliki pengasuh yang tepat untuk anak.</p>
<p>Saat ini terdapat beragam playgroup yang dapat bunda pilih untuk buah hati tercinta, dari yang menggunakan metode internasional dan tentunya sistem standarisasi luar negeri, atau yang asli buatan dalam negeri yang menggabungkan sistem lokal dengan sistem internasional, sampai yang gratis dan dikelola oleh pejabat di lingkungan perumahan.</p>
<p>Banyaknya pilihan yang tersedia terkadang memang makin membuat bingung orangtua, untuk membantu Anda dalam memilih playgroup yang tepat guna memberikan bekal yang optimal bagi perkembangan anak, perlu Anda ketahui beberapa hal yang tentu dapat memberikan nilai tambah serta keuntungan bagi Anda.</p>
<p>Sebagai langkah awal, sepatutnya playgroup lebih dititik beratkan pada kegiatan bermain yang bertujuan untuk merangsang tumbuh kembang anak dan bukan pada kemampuan akademik, seperti belajar membagi, bekerja sama dengan teman, mampu memahami perasaan orang lain serta mampu mengendalikan emosi.</p>
<p>Cari tahu tentang para tenaga pengajar yang dimiliki oleh playgroup tersebut. Hal tersebut guna meyakinkan diri telah menitipkan anak bersama orang yang tepat, yaitu guru yang dapat benar-benar mengerti pertumbuhan anak, dapat berinteraksi dengan baik, ramah, mampu memberikan rangsangan kepada anak, serta dapat memberikan pendidikan emosi dan sosialisasi dengan baik.</p>
<p>Dapatkan informasi dari berbagai sumber, bisa dari teman juga kerabat atau dari media lain guna memastikan apakah playgroup tersebut memenuhi standar kriteria playgroup yang baik.</p>
<p>Oleh karena itu, pilihlah playgroup yang benar-benar mengerti akan hal ini. Fasilitas bermain yang lengkap juga akan mendukung daya kreatifitas anak agar lebih tingi.</p>
<p>Sebagai tambahan, perhatikan waktu tempuh playgroup dengan rumah Anda, jarak tempuh yang terlalu jauh terkadang bisa menyurutkan semangat belajar anak karena ia merasa lelah saat sampai di sekolah dan moodnya dapat berubah jenuh seiring perjalanan.</p>
<p>Patut menjadi catatan kaki, bahwa playgroup yang mahal bukanlah satu-satunya jaminan untuk menjadikan anak menjadi bibit yang unggul.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/playgroup-atau-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta Jarak Jauh</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/cinta-jarak-jauh/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/cinta-jarak-jauh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan jarak jauh bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Tanpa bertemu dan seringnya salah paham menjadi pemicu pertengkaran. Komunikasi adalah hal yang penting dalam hubungan ini. Berikanlah kepercayaan dan saling mempercayailah satu sama lain.
Berikan ia hadiah bantal dengan berbagai gambar. Misalnya dengan tulisan &#8220;aku sayang kamu&#8221; adlam berbagai bahasa atau dengan foto Anda di dalamnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hubungan jarak jauh bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Tanpa bertemu dan seringnya salah paham menjadi pemicu pertengkaran. Komunikasi adalah hal yang penting dalam hubungan ini. Berikanlah kepercayaan dan saling mempercayailah satu sama lain.</p>
<p>Berikan ia hadiah bantal dengan berbagai gambar. Misalnya dengan tulisan &#8220;aku sayang kamu&#8221; adlam berbagai bahasa atau dengan foto Anda di dalamnya. Maka pasangan Anda dapat selalu merasa bahwa Anda dekat dengannya.<span id="more-432"></span></p>
<p>Pada saat Anda berjauhan, hal yang ingin Anda ketahui adalah bagaimana pasangan Anda menghabiskan waktunya. Cobalah dengan kreatifitas Anda sendiri, cukup dengan kamera handphone atau digital Anda sudah dapat menangkap momen Anda tiap hari dan beri keterangan pada tiap foto, lalu kirim pada si dia. Dijamin pasangan Anda menjadi semakin percaya pada Anda.</p>
<p>Lakukan hal-hal lucu dan menarik yang tentu saja romantis. Bila dengan sms atau surat sudah biasa, maka gunakan surat di dalam botol yang berisi kata-kata atau rangkaian kalimat yang mengungkapkan betapa Anda sangat rindu dan cinta pada pasangan Anda. Hal kecil namun dapat membuat pasangan Anda terharu pastinya.</p>
<p>Bila Anda penggemar gadget, maka berikanlah sentuhan Anda. Dengan menggunakan computer, cobalah buat suatu cerita dan rekaman gambar atau video tentang moment-moment berdua dengan pasangan Anda yang sangat berkesan. Tuliskan juga hal-hal yang Anda sukai atau kurang sukai. Dengan begitu Anda dapat saling mengevaluasi hubungan Anda.</p>
<p>Rekam suara pasangan Anda dan dengarkan pada saat Anda merasa merindukannya. Rekamlah hal-hal positif sehingga menjadi motivasi untuk Anda dalam menjalani hari-hari. Tidak dapat dipungkiri, Anda akan mengalami dimana Anda akan mendapatkan serangan rasa rindu yang mendalam. Namun bila Anda sudah melakukan hal-hal di atas dan ditambah dengan komunikasi yang baik, maka Anda pasti dapat melewatinya. Bila Anda berada di kota yang tidak terlalu jauh, berikan kejutan dengan mendatanginya pada hari libur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/cinta-jarak-jauh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajari Anak Dengan Teladan</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/mengajari-anak-dengan-teladan/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/mengajari-anak-dengan-teladan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=430</guid>
		<description><![CDATA[Cara pertama dan terpenting menjadi teladan bagi anak-anak segala usia terletak pada kasih sayang yang sehat dan konsisten dari Anda. Orangtua kadang terperangkap dalam kebiasaan memenuhi semua kebutuhan anak sebelum memenuhi kebutuhannya sendiri, dengan keyakinan bahwa anak Anda harus selalu didahulukan. J
elas seringkali begitulah kenyataannya, ketika seorang bayi batuk sehingga sulit bernapas ditengah malam, semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Cara pertama dan terpenting menjadi teladan bagi anak-anak segala usia terletak pada kasih sayang yang sehat dan konsisten dari Anda. Orangtua kadang terperangkap dalam kebiasaan memenuhi semua kebutuhan anak sebelum memenuhi kebutuhannya sendiri, dengan keyakinan bahwa anak Anda harus selalu didahulukan. J</p>
<p style="text-align: justify;">elas seringkali begitulah kenyataannya, ketika seorang bayi batuk sehingga sulit bernapas ditengah malam, semua perhatian tercurah pada kesehatan sang bayi. Dan ketika peristiwa khusus seperti ulang tahun, kelulusan atau pertunjukan datang, semua orang biasanya memfokuskan diri pada anak istimewa tersebut untuk hari itu. <span id="more-430"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Namun dalam lingkungan yang normal, sangat bermanfaat bagi orangtua unutk memberi perhatian yang berkualitas pada kehidupan mereka sendiri terlebih dahulu, karena mereka mengetahui bahwa sedikit perhatian diri sehari-hari merupakan oksigen untuk jiwa. Hal ini memberi makna kepada orang dewasa yang akan bereaksi dan merespons secara lebih rasional dan bermartabat.</p>
<p>Ketika saya masih di sekolah dasar, ibu saya dengan 4 anak, dinasehati dokter untuk berenang dengan alasan kesehatan. Awalnya ia bingung dan bertanya-tanya kapan ia punya waktu yang bisa disesuaikan dengan jadwalnya. Yang lebih membingungkan lagi, orangtua saya tidak punya dua mobil dan tidak ada gedung olahraga yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki.</p>
<p>Namun dengan sedikit pemecahan masalah dan tekad yang kuat, ibu saya membuat rencana yang akan mendukung kesehatan dirinya dan menjadi teladan perhatian diri sendiri dahulu. Ia mengunjungi sekolah menengah setempat dan bercakap-cakap dengan guru olahraga wanita. Sebelum pergi, ia dengan berani meminta guru tersebut untuk memasukkannya ke dalam kelas renang bagi anak baru. Entah apa yang telah dilakukan oleh ibu saya, guru tersebut mengatakan bahwa ia akan memeriksa hal itu pada pihak yang berwenang sekolah dan akan mengabarinya. Beberapa hari kemudian, ibu saya sangat gembira, karena menjadi murid baru tertua yang pernah ikut dalam kelas berenang pemula.</p>
<p>Berenang bukanlah hal yang mudah baginya, karena waktu kecil ia tidak pernah belajar berenang. Saya ingat ketika melihat ibu saya berlatih dan bermain-main di bak mandi saat ia berjuang agar bisa melakukan irama gaya bebas, memasukkan dan mengeluarkan wajahnya dari air dan kadang tersedak saat berusaha menguasai tantangan baru ini. Saya tidak akan pernah melupakan saat ia pulang di hari pertama ia sukses melakukan gaya bebas dalam kolam renang ukuran olimpiade. Ia dipenuhi rasa berprestasi yang belum pernah saya lihat serlama ini.</p>
<p>Komitmennya pada perhatian diri membuat ia terus berenang di kolam sekolah menengah tersebut selama beberapa tahun. Ia menjadi perenang yang baik sehingga ia mulai mengajari &#8220;penakut seperti aku&#8221;, begitu ia menyebutnya.</p>
<p>Meskipun itu berarti ia tidak ada di rumah pada hari-hari tertentu saat kami pulang sekolah, hal itu selalu merupakan sebuah bonus, karena ia akan pulang dengan segar dan enerjik.</p>
<p>Putri saya, Julia, punya kenangan mendalam tentang berjalan-jalan bersama nenek ke kolam renang sekolah menengah atas dan berenang berdampingan sambil berpura-pura menjadi ikan duyung. Julia mengatakan bahwa kegemarannya berenang muncul ketika disaat-saat awal neneknya membuat berenang menjadi petualangan yang sangat menyenangkan. Betapa luar biasanya dampak tindakan sederhana perhatian diri ibu saya bagi seluruh keluarga selama bertahun-tahun.</p>
<p>Sejumlah perhatian diri dapat membawa keseimbangan dan ketenangan yang luar biasa bagi Anda sebgai orangtua dan bagi seluruh keluarga. Bagi beberapa orang, perhatian diri dapat dilakukan dalam bentuk meditasi sehari-hari. Bagi yang lain, jalan cepat atau rangkaian olahraga pagi mampu menjaga keseimbangan hidup sehari-hari. Banyak orang dewasa mendapati bahw dengan meluangkan waktu lima menit atayu kurang untuk menyusun rencana hari itu, mereka menghemat banyak waktu untuk jangka panjang.</p>
<p>Pertanyaan penting untuk diri sendiri adalah apa yang benar-benar saya butuhkan sebagai dosis energi positif sehari-hari? Meskipun Anda hanya punya lima menit untuk mengatur Anda selama sehari atau melakukan beberapa gaya yoga, hasilnya akan sangat bernilai.</p>
<p>Sumber : Positive Thingking &#8211; Diana Loomans &amp; Julia Godoy</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/mengajari-anak-dengan-teladan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghidupi Hidup Yang Tak Biasa</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/menghidupi-hidup-yang-tak-biasa/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/menghidupi-hidup-yang-tak-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Mengikuti kerumunan itu mudah dilakukan. Tetapi itu akan membawa kepada hidup yang biasa yang menurunkan potensial yang Tuhan pikirkan untuk diri Anda. Jika Anda berani bereaksi kepada keadaan Anda dengan iman yang tak biasa, bagaimanapun, Anda akan menjadi pengaruh ilahi bagi orang-orang di sekitar Anda.
Inilah bagaimana Anda bisa meninggalkan hidup yang biasa di belakang Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mengikuti kerumunan itu mudah dilakukan. Tetapi itu akan membawa kepada hidup yang biasa yang menurunkan potensial yang Tuhan pikirkan untuk diri Anda. Jika Anda berani bereaksi kepada keadaan Anda dengan iman yang tak biasa, bagaimanapun, Anda akan menjadi pengaruh ilahi bagi orang-orang di sekitar Anda.</p>
<p>Inilah bagaimana Anda bisa meninggalkan hidup yang biasa di belakang Anda dan mengejar kehidupan yang luar biasa:<span id="more-428"></span></p>
<p>Kerendahan hati membawa penerimaan. Ketika orang lain menolak atau mengkhianati Anda, jangan tenggelam dengan mengambil jalan yang lebih rendah dengan mengasihani diri sendiri dan gosip, membangun kasus, dan membentuk sekutu. Sebaliknya, terus ingatkan siapa diri Anda milik siapakah Anda dan Kristus, menurut Alkitab: dicintai, dipanggil, dipilih, disukai, dan dimaafkan). Terimalah kasih tak bersyarat Tuhan bagi Anda selagi mengundang Dia menunjukkan apapun dalam diri Anda yang mungkin melawan diri-Nya. Berdoalah bagi mereka yang menyakiti Anda, mintalah Tuhan memberkati mereka, karena semakin mereka mendekat kepada Yesus, mereka akan semakin seperti Dia. Maafkanlah mereka yang menyakiti Anda, dengan pertolongan Tuhan.</p>
<p>Berterimakasihlah kepada Tuhan atas semua yang baik dalam kehidupan Anda. Berdoalah bagi seseorang yang menghadapi situasi yang lebih sulit daripada Anda, dan jangkaulah dirinya dengan catatan atau tulisan. Dapatkan latihan yang cukup dan istirahat agar tetap sehat. Hadapi kekurangan Anda dengan jujur, tetapi sadari bahwa mereka tidak mengecilkan nilai-nilai Anda. Anda bisa mengerti siapa diri Anda sekali Anda menyadari siapa Anda sebenarnya. Rangkullah panggilan untuk menjadi lebih seperti Yesus setiap harinya. Tetapi ingatlah bahwa tidak ada kesalahan-kesalahan yang Anda perbuat atau penolakan dari orang lain yang dapat mengubah fakta siapa identitas Anda dalam Kristus itu aman. Berterimakasihlah atas hubungan Anda dengan Yesus, Anda akan selalu dicintai sepenuhnya dan sepenuhnya diterima.</p>
<p>Bangkitlah setelah terkapar. Mintalah Tuhan keberanian yang Anda butuhkan untuk kembali setelah kekacauan-kekacauan kehidupan yang membuat Anda terkapar. Meskipun luka Anda terkadang terlihat lebih nyata daripada kehadiran Tuhan, pilihlah untuk mempercayai bahwa janji-janji Tuhan tetaplah nyata bagi Anda, dan percayailah bahwa Tuhan bisa menggunakan Anda melalui apapun yang telah Anda lewati untuk menyelesaikan tujuan-tujuan baik dalam hidup Anda. Berdoalah bagi kekuatan yang Anda perlukan untuk menaklukkan ketakutan-ketakutan dan kekecewaan. Tolaklah untuk terikat dengan kekalahan masa lalu Anda atau ketidak-yakinan sehari-hari. Haraplah Tuhan membuat segalanya baru dalam hidup Anda sebagaimana Anda menaruh pengharapan Anda dalam Dia.</p>
<p>Hidup Yang Tak BiasaPilihlah pertempuran-pertempuran Anda dengan bijak. Tidak setiap pertempuran adalah milik Anda untuk diperjuangkan, dan tidak setiap kesalahan adalah milik Anda untuk dibenarkan. Daripada menangani banyak masalah di pundak Anda (cara biasa bagi wanita untuk menjadi lebih cemas dan letih-, mintalah Tuhan menolong Anda untuk membedakan masalah apa yang secara khusus Ia ingin Anda hadapi setiap hari. Singkirkan permasalahan-permasalahan lain, sadari bahwa Tuhan memiliki kekuatan untuk membenahi permasalahan apapun yang Anda datang kepada Anda dan Anda mungkin Anda membuat hal-hal menjadi lebih buruk ke dalam tangan Anda ketika Anda tidak seharusnya berhadapan dengan sebuah permasalahan tertentu.</p>
<p>Sadari bahwa Anda tidak dipanggil untuk mempertahankan setiap kata memilukan yang terucap tentang Anda atau berjalan dalam ketakutan tentang apa yang orang lain pikirkan tentang Anda. Tolaklah untuk bereaksi dengan gosip atau terlibat dalam pembicaraan-pembicaraan dengki. Hiduplah untuk menyenangkan Tuhan, bukan orang lain. Dengan sederhana berkomitmenlah setiap hari untuk hidup dengan iman setia yang Anda mampu dan percayakanlah reputasi Anda kepada Tuhan. Bahkan ketika orang lain tidak mengerti Anda, Tuhan mengerti, dan itu cukup.</p>
<p>Lawanlah pertempuran-pertempuran utama. Ketika Anda menghadapi konflik, tanyalah Tuhan untuk menolong Anda memenangkan pertempuran-pertempuran penting: untuk memaafkan mereka yang menyakiti atau menyerang Anda, untuk menerima dosis segar dari karunia Tuhan setiap harinya, untuk berdiri melawan iblis dengan menjaga hati Anda, untuk merendahkan diri Anda di hadapan Tuhan dan berkeinginan untuk mematuhi Ia, dan untuk tekun di tengah tantangan-tantangan hingga Tuhan mengintervensi. Ingatlah bahwa Tuhan bersama Anda di setiap langkah Anda.</p>
<p>Lingkupi orang lain dengan cinta. Jangan biarkan pemikiran-pemikiran kritikal dan perkataan tajam tentang orang lain berputar dalam pikiran Anda. Melainkan, berdoalah, tanyalah Tuhan untuk menolong Anda melihat orang lain sebagaimana Tuhan melihat mereka. Ingatlah bahwa Tuhan telah menciptakan setiap orang dalam gambaran-Nya. Sadarilah bahwa setiap orang &#8211; termasuk Anda &#8211; dalam dunia yang telah jatuh ini berjuang dengan dosa dan itu adalah sebuah proses, tetapi Tuhan bekerja dalam kehidupan setiap orang dan Anda perlu untuk menghormati pekerjaan yang sedang Ia lakukan tanpa perlu menghakimi orang lain.</p>
<p>Sadarilah bahwa Anda sering mengkritik orang yang berjuang dengan isu-isu yang Anda tidak hadapi. Daripada melihat orang sebagaimana kombinasi dari kekurangan-kekurangan dan julukan-julukan, fokuslah pada fakta bahwa Tuhan memiliki tujuan-tujuan yang baik dalam kehidupan mereka. Kapanpun Anda menghadapi rasa sakit ketika orang lain mencoba melukai Anda, jangan menjauh dan menghakimi mereka. Melainkan, mendekatlah dan layanilah mereka dengan menolong mereka untuk mempertemukan kebutuhan-kebutuhan mereka. Tolaklah untuk berbicara kata-kata negatf dan putuskanlah untuk berbicara kata-kata positif untuk membesarkan hati orang lain kapanpun Anda bisa,</p>
<p>Hidup Tak BiasaHargailah kebenaran diatas persepsi. Menyingkirlah dari keinginan untuk memberikan gambaran tertentu akan siapa diri Anda kepada orang lain untuk mencoba mengkontrol apa yang mereka pikirkan mengenai siapa diri Anda. Melainkan, jadilah diri Anda sendiri, gambarkan kepercayaan diri Anda dari kenyataan bahwa Tuhan mengetahui dan mencintai Anda sepenuhnya. Jadilah lebih berkomitmen dengan kebenaran dibandingkan mencoba untuk membuat orang lain berpikir yang baik mengenai diri Anda. Sadarilah bahwa Anda tidak bisa menyenangkan semua orang; pikirkan untuk menyenangkan Tuhan, karena itulah yang paling terpenting. Dasarkanlah keputusan-keputusan sehari-hari Anda berdasarkan kenyataan yang pasti tentang Firman Tuhan, Alkitab, katakan, daripada perubahan-perubahan peristiwa atau perasaan-perasaan.</p>
<p>Pilihlah pengampunan daripada penghakiman. Setiap hari, ketika Anda berjalan di bawah pengampunan-pengampunan segar dari Tuhan. Berterimakasihlah kepada-Nya karena pengampunan-Nya selalu tersedia bagi Anda. Biarkan rasa terima kasih Anda memotivasi Anda untuk mematuhi panggilan-Nya untuk memperlebar pengampunan kepada orang lain. Ketika Anda menghadapi seseorang yang sedang berjuang atau mendengar orang lain menghakimi seseorang yang sedang berjuang, tolaklah untuk berbicara negatif atau mendengar kata-kata negatif orang lain. Melainkan, perlakukan orang lain yang sedang berjuang sebagaimana Anda ingin diperlakukan jika Anda berada dalam situasi mereka.</p>
<p>Pilihlah berdoa daripada mengasihani. Ketika orang lain berlaku kasar kepada Anda, tolaklah untuk bereaksi dengan berbicara negatif tentang dirinya kepada orang lain. Melainkan, berbicaralah mengenai dirinya kepada Tuhan, berdoalah baginya sebagaiman Yesus berdoa untuk Anda. Percayakanlah ia kepada Tuhan. Tidaklah masalah apakah perlukah orang itu mendapat bantahan verbal dari Anda. Apa yang terpenting adalah Tuhan mendapat reaksi penuh kasih dari Anda semenjak Anda mengkomitmenkan hidup Anda kepada diri-Nya. Daripada menggunakan kata-kata Anda dalam cara yang negatif, sadarilah potensial luar biasa jika mereka sembuh, dibesarkan hatinya, rekonsiliasi dan dipulihkan &#8211; dan menggunakan mereka untuk tujuan-tujuan. Daripada tenggelam dalam pikiran-pikiran negatif yang masuk ke dalam pikiran Anda, berdoalah bagi mereka.</p>
<p>Tolaklah untuk ditipu oleh ketakutan-ketakutan Anda. Dalam menghadapi ketakutan, ingatlah siapa diri Anda dan milik siapakah Anda. Percayailah diri Anda bahwa setiap pertempuran yang Anda hadapi dapat Anda menangkan karena memiliki Tuhan di samping Anda. Putuskanlah untuk melayani Tuhan &#8211; yang kasih sempurna-Nya mengalahkan ketakutan-ketakutan &#8211; daripada meladeni ketakutan-ketakutan Anda.</p>
<p>Imani janji-janji Tuhan adalah benar. Kenali Tuhan lebih baik, karena semakin Anda mengenal Dia, semakin lebih Anda mempercayai diri-Nya dan mempercayai apa yang Anda katakan. Tanpa iman, adalah mustahil untuk menyenangkan Tuhan. Jadi berdoalah untuk iman lebih lagi ketika Anda berjuang untuk percaya. Ketika Anda menghadapi sebuah tantangan, sadarilah itu adalah sebuah kesempatan untuk menyenangkan Tuhan dengan mempercayai diri-Nya sepanjang Anda menghadapi permasalahan tersebut.</p>
<p>Tetaplah bertahan dalam Tuhan. Hormatilah batasan-batasan yang Tuhan tetapkan bagi Anda untuk hidup di dalamnya ketika memilih perilaku-perilaku dan aksi-aksi Anda, karena batasan-batasan tersebut ditetapkan untuk melindungi Anda dari bencana dan memberikan hidup yang berkelimpahan. Percayailah Tuhan, patuhilah Ia, dan hiduplah dalam cara dimana dunia akan mengetahui bahwa Anda adalah milik-Nya. Ketetapan-ketetapannya melindungi Anda, kebijakan-kebijakan-Nya memperingatkan Anda, dan kedamaian-Nya memimpin Anda.</p>
<p>Hidupi apa yang Anda percayai. Janganlah nyaman untuk mengambil jalan yang rendah dan biasa ketika Tuhan memanggil Anda untuk jalan yang tertinggi dan tidak biasa di hidup Anda. Tunjukkanlah kepada orang lain melalui hidup Anda apa kasih radikal dan pelayanan penuh kuasa itu seperti apa. Sebagaimana Anda melakukannya, Anda mendirikan kerajaan Allah di bumi kemanapun Anda pergim menolong untuk membawa perubahan lebih baik lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/menghidupi-hidup-yang-tak-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>8 Cara Suami Menyakiti Hati Isteri Mereka</title>
		<link>http://www.andiestuff.com/8-cara-suami-menyakiti-hati-isteri-mereka/</link>
		<comments>http://www.andiestuff.com/8-cara-suami-menyakiti-hati-isteri-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:49:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Bagi beberapa pasangan suami isteri, satu minggu jarang berlalu tanpa sang suami berkata atau berbuat sesuatu yang tanpa sengaja menyakiti perasaan isteri. Poin-poin berikut ini menggambarkan 8 cara suami menyakiti hati isteri mereka&#8230; tanpa mereka menyadarinya! Namun para pria dapat berhenti menimbulkan rasa sakit tersebut dengan belajar menghargai isterinya dan menyadari kebiasaan-kebiasaan yang dapat menyakiti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bagi beberapa pasangan suami isteri, satu minggu jarang berlalu tanpa sang suami berkata atau berbuat sesuatu yang tanpa sengaja menyakiti perasaan isteri. Poin-poin berikut ini menggambarkan 8 cara suami menyakiti hati isteri mereka&#8230; tanpa mereka menyadarinya! Namun para pria dapat berhenti menimbulkan rasa sakit tersebut dengan belajar menghargai isterinya dan menyadari kebiasaan-kebiasaan yang dapat menyakiti hati isterinya.<br />
<span id="more-426"></span><strong><br />
1. Sering Mengkritik</strong><br />
Berapa banyak suami yang telah menarik perhatian isterinya karena masalah berat badannya, tetapi juga mengkritik isterinya ketika isterinya ingin menormalkan berat badannya tersebut. Meskipun tidak menyadarinya, sang suami dapat menemukan kesalahan hampir dalam setiap hal yang isterinya katakan atau lakukan. Ia berpikir dapat mendorong isterinya agar berubah melalui komentar yag kasar.</p>
<p>Karena wanita secara alamiah tidaklah bersifat keras dan bukannya tidak mempunyai perasaan, kritik-kritik yang menyakiti hati jarang mendorong terjadinya perubahan. Biasanya hal ini mengakibatkan rasa putus asa yang mendalam, yang mengakibatkan lenyapnya keinginan untuk menyenangkan suami.</p>
<p><strong>2. Tidak Menaruh Perhatian Terhadap Kata-kata dan Ide Isterinya</strong><br />
Banyak isteri telah disakiti karena kurangnya perhatian dari suami. Ketika seorang isteri mulai berbicara, sepertinya ada sebuah mesin dalam otak si suami yang mengatakan, &#8220;Sekarang adalah saatnya mengambil surat kabar, menyetel TV dan menyelesaikan pekerjaan yang tak terselesaikan di kantor tadi.&#8221; Ia mungkin memperlihatkan kurangnya perhatian dengan memusatkan pandangannya pada sesuatu yang lain atau hanya menatap dengan ekspresi kosong ke mata isterinya sementara pikirannya melayang ke tempat lain.</p>
<p>Namun ketika tiba saatnya ia berbicara, ia tidak hanya meminta perhatian isterinya, tetapi juga megharapkan isterinya mengingat setiap rincian, mengharapkan agar seluruh percakapan terekam secara permanen dalam pikiran isterinya. Hati seorang wanita dapat terluka secara mendalam karena tidak ada perhatian dari suami sebab secara tidak langsung hal itu memberitahukan bahwa suaminya menganggap urusan isterinya tidak berarti dan tidak penting.</p>
<p><strong>3. Tidak Sanggup Memikul Tanggung Jawab Rumah Tangga</strong><br />
Banyak pria berpikir bahwa tanggung jawabnya kepada keluarga berakhir ketika ia meninggalkan kantor dan pulang ke rumah. Banyak isteri yang menemukan bahwa suaminya tidak banyak membantu di rumah. Mungkin para isteri bahkan tidak membicarakannya dengan suami mereka karena hal itu membuatnya merasa seperti seorang nenek cerewet. Para suami biasanya dengan cepat mengingatkan isterinya bahwa ia sudah bekerja keras dan betapa banyaknya tekanan yang harus ia tanggung. Dan seringkali para suami membuat isterinya merasa gagal karena tidak mampu mengerjakan pekerjaan rumah dengan benar.<br />
<strong><br />
4. Menomorduakan Kebutuhan dan Keinginan Isterinya</strong><br />
Berapa banyak suami yang menghabiskan waktu dengan bekerja, menonton TV, bermain golf atau pergi makan siang bersama teman-temannya. Bahkan ketika sedang tidak bekerja, ia biasanya sibuk melakukan hal-hal yang ingin dilakukannya bukan menghabiskan waktu bersama dengan isterinya. Berapa banyak isteri yang akhirnya menyerah melihat fakta bahwa ia dan dunianya tidak cukup penting bagi suaminya untuk diperhatikan dan bersekutu dengan isterinya.</p>
<p><strong>5. Tidak Memahami Perasaan Isteri ketika Isterinya Membutuhkan Bahu Suaminya</strong><br />
Berapa banyak suami yang memilih mengomel dan mengabaikan isterinya ketika isterinya tanpa sengaja merusak barang miliknya? Katakan saja, tanpa sengaja membuat mobil tergores karena menabrak tiang garasi. Dalam keadaan seperti itu, seorang isteri membutuhkan bahu suaminya&#8230; bukan mulutnya. Namun kebanyakan pria merupakan pengomel yang hebat dalam segala hal dari menurunkan berat badan hingga mengurus rumah.</p>
<p><strong>6. Bertindak Sepertinya Ia Lebih Hebat</strong><br />
Beberapa suami seringkali mengucapkan kata-kata dan melakukan hal-hal yang membuat isterinya sepertinya tidak memberikan sumbangan intelektual yang berarti pada pernikahan mereka. Sang suami tidak pernah menerima nasehat isterinya, namun ia senantiasa cepat mengekspresikan pendapatnya, bahkan yang berkaitan dengan bidang-bidang yang menjadi keahlian isterinya seperti memasak hingga mendekor ruangan. Sang suami terus-menerus menunjukkan kepada isterinya bahwa ia tidak menghargai kualitas dan tidak menghormati talenta yang dimiliki isterinya. Pada dasarnya, ia membuat isterinya merasa seperti sebuah keset kaki.</p>
<p>Allah tidak pernah menciptakan wanita untuk menjadi keset kaki. Wanita dimaksudkan menjadi bagian yang vital dan memberikan kehidupan di rumah. Wanita memiliki banyak sifat yang kaya secara alamiah dan bukan merupakan sesuatu yang alamiah bagi pria.<br />
<strong><br />
7. Lebih Mementingkan Orang Lain daripada Isterinya</strong><br />
Berapa banyak suami yang tanpa sadar seringkali membela orang lain dibandingkan isterinya sendiri? Mereka lebih membela teman dekat, anggota keluarganya, siapapun yang kepadanya ia memiliki rasa hormat lebih dibandingkan isterinya. Seringkali hal ini menyakiti para isteri tanpa disadari oleh suaminya.</p>
<p><strong>8. Tidak Berusaha Romantis Dalam Hubungan</strong><br />
Tidakkah mengherankan bila beberapa pria yang begitu romantis sebelum menikah dapat menjadi sangat tidak romantis setelah menikah? Sepertinya suatu bagian dari otaknya hilang ketika mereka mengatakan, &#8220;Saya bersedia&#8221;. Mereka benar-benar tidak ingat bagaimana menjadi romantis. Bahkan tanggal lahir isterinya pun seringkali terabaikan.</p>
<p>Bagi para suami, apa yang Anda lakukan memang seringkali tidak disadari dan bukan suatu hal yang disengaja untuk menyakiti hati isteri Anda. Namun penting bagi Anda untuk mulai mengerti perasaan isteri Anda dan memenuhi kebutuhan isteri Anda akan kasih sayang dan perhatian.</p>
<p>Bagi para isteri, Anda tidak bisa terus-menerus menempatkan diri Anda sebagai korban yang tersakiti. Sadarilah bahwa suami Anda membutuhkan bantuan dan bimbingan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda harus mempertimbangkan membuat komitmen untuk sungguh-sungguh membantu suami Anda belajar supaya tidak menyakiti hati Anda dan juga membantunya supaya bebas dari apa pun juga yang menyebabkan ia menyakiti hati Anda. Suami dan isteri harus mengutamakan pengampunan dalam hubungan mereka. Pengampunan adalah proses seumur hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Lukas 17:4</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andiestuff.com/8-cara-suami-menyakiti-hati-isteri-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
