
Category Refleksi Prie GS, Wise Stories
Pornografi dalam media massa? Sah saja. Sah dalam pengertian; bahwa pornografi itu memang muncul dalam media porno. Itulah kenapa di dunia media massa dikenal dengan yellow paper, media kuning yang menempatkan sex, crime dan sensation sebagai menu utamanya. Di negara-negara sekuler, yellow paper adalah fenomena yang biasa saja. Seperti pelacur yang buka praktek di lokalisasi. Ia legal.
Persoalannya, watak seperti apakah negara Indonesia ini. Negara sekuler bukan, negara agama juga bukan. Karena tidak jelas, yang agama dan yang sekuler itu lalu bisa hidup bersama-sama. Atau sebaliknya; karena agama dan sekularisme itu hidup bersama-sama, maka Indonesia lalu bingung dan memilih berideologi lain yang diharap menjadi jalan tengah, misalnya Pancasila. Read the rest of this entry »

