
Category Refleksi Prie GS
Nov
8
Jika Seharian Saya Tidak Melucu
™ 2009 | Cat: Refleksi Prie GS
Saya bersyukur dianugerahi Tuhan bakat mudah melucu. Saya tegaskan, saya sebetulnya tidak lucu, cuma mudah melucu. Dari sisi tampang, saya lebih tepat disebut pemurung, kalau tidak terlalu kasar untuk disebut memelas. Karena kemudahan inilah sebagian kalangan menyebut saya sebagai lucu, sebutan yang sebetulnya mendatangkan banyak beban.
Tidak setiap kemudahan itu selalu mudah karena kadangkala malah mendatangkan kesulitan. Teman saya yang bertubuh jangkung justru selalu menjadi orang suruhan di setiap kesempatan ketika tinggi badan sedang jadi hambatan. Diminta mengambilkan ini, menyantolkan itu, atau menjangkaukan sesuatu. Read the rest of this entry »

